Laporan: Isma Azis Riu (Chimot

SPEDISIA-JAKARTA— Band legendaris Padi Reborn sukses menggelar konser bertajuk “Dua Delapan” di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat malam, 31 Januari 2026. Konser ini menjadi penanda hampir tiga dekade perjalanan Padi di industri musik Indonesia.

Pantauan langsung di lapangan, konser berlangsung meriah dan penuh emosi. Seluruh tiket dilaporkan terjual habis, dengan ribuan penonton dari berbagai kalangan usia memadati area konser sejak sore hari.

Padi Reborn yang digawangi Fadly, Piyu, Ari, Yoyo, dan Rindra tampil solid membawakan deretan lagu-lagu hits yang telah menemani perjalanan musik Indonesia sejak band ini terbentuk pada 1997, dengan motto awal “Melangkah Tanpa Jejak, Tanpa Batas”. Hingga malam ini, karya-karya mereka tetap relevan dan dinikmati lintas generasi.

Dalam momen penuh haru, Padi Reborn menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para Sobat Padi yang datang dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, seperti Malaysia, Singapura, dan Australia, yang rela hadir langsung memenuhi arena konser.

Tak hanya dari Jakarta, sejumlah sahabat lama Padi juga hadir, di antaranya Fauzi Andi Wawo yang datang langsung dari Makassar, menambah suasana kekeluargaan dalam konser tersebut.

Hal menarik lainnya adalah kehadiran sejumlah bintang tamu, seperti Fanny Soegi dan Sal Priadi, yang berkolaborasi dengan Padi Reborn. Kolaborasi ini disambut antusias penonton. Saat Fadly berpindah-pindah titik panggung sambil bernyanyi, seluruh penonton serempak ikut menyanyikan lagu-lagu yang dibawakan.

Dari sisi tata panggung, konser ini juga menyuguhkan visual yang memukau. Sebuah layar videotron berbentuk lingkaran yang dapat naik dan turun menjadi pusat perhatian, ditambah elemen panggung bergerak yang memberi pengalaman visual berbeda. Efek video dan tata cahaya yang dinamis semakin menguatkan atmosfer konser.

Sepanjang pertunjukan, penonton dari berbagai usia tampak larut, bernyanyi bersama dari awal hingga akhir lagu, menjadikan konser “Dua Delapan” bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan perayaan perjalanan panjang Padi Reborn bersama para penggemarnya.Konser ini menegaskan bahwa Padi Reborn masih menjadi salah satu ikon musik Tanah Air yang mampu menyatukan generasi dalam satu panggung dan satu suara.(penulis chimot)