SPEDISIA-MAKASSAR,-Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di lantai 17 Gedung Graha Pena, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Selasa (10/3/2026). Menjelang waktu berbuka puasa, puluhan anak tampak duduk rapi sambil berbincang dan menunggu hidangan iftar disajikan. Mereka adalah anak-anak yatim dan dhuafa dari berbagai wilayah di Kota Makassar yang diundang dalam kegiatan berbagi yang digelar oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Kantor Perwakilan LPS III.

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan LPS untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Melalui kegiatan buka puasa bersama serta pemberian santunan dan paket peralatan sekolah, LPS menggandeng LAZNAS Yatim Mandiri Makassar untuk menyalurkan bantuan kepada 100 anak yatim dan dhuafa di Kota Makassar dan sekitarnya.

Kepala Kantor Perwakilan LPS III, Fuad Zaen, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian LPS terhadap masyarakat sekaligus upaya menebarkan semangat berbagi di bulan suci.

“Harapannya, bentuk kepedulian terhadap sesama ini tidak hanya berhenti pada momentum hari ini saja, melainkan dapat terus berlanjut memberikan semangat serta keceriaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa di Kota Makassar dan sekitarnya di Sulawesi Selatan,” ujarnya dalam sambutan.

Selain menjadi ajang berbagi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan. Dalam kesempatan itu, LPS menyampaikan informasi mengenai peran dan fungsi lembaga tersebut, khususnya dalam menjamin simpanan nasabah perbankan di Indonesia.

LPS menjamin simpanan nasabah di bank hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan memenuhi persyaratan yang dikenal sebagai prinsip 3T. Persyaratan tersebut meliputi simpanan tercatat dalam pembukuan bank, tingkat suku bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS, serta nasabah tidak melakukan tindakan yang merugikan bank.

Melalui kegiatan sosial yang dikemas dalam suasana kebersamaan Ramadan ini, LPS berharap kehadirannya semakin dikenal masyarakat luas. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(***)