SPEDISIA-MAKASSAR — Panin Bank kembali menggelar event tahunan di Kota Makassar melalui Panin Expo 2026 yang berlangsung di Mal Ratu Indah, Kamis (20/8). Memasuki pelaksanaan ke-20, kegiatan tersebut menargetkan transaksi lebih dari Rp75 miliar.

Head Coach Regional Bank Panin Kawasan Timur Indonesia, Andi Hudli Huduri, mengatakan Panin Expo sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid-19. Namun, Panin Bank tetap berkomitmen melanjutkan kegiatan tersebut secara konsisten sebagai bagian dari upaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.

“Ini sekali lagi event yang ke-20. Sempat dua tahun kami off karena Covid-19, pandemi. Tetapi kami adalah satu-satunya bank yang secara konsisten melaksanakan event ini setiap tahun,” kata Andi Hudli Huduri usai pembukaan Panin Expo 2026.
Menurutnya, pelaksanaan Panin Expo 2026 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, dimana hadir sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Kami mendapat dukungan penuh dari Pemkot Makassar. Saya melihat komitmen Pak Wali Kota untuk membangun Kota Makassar jauh lebih baik ke depan. Beberapa hal yang telah dilakukan tentu harus kita apresiasi dengan memberikan support,” ujarnya.

Hudli–sapaan akrabnya–mengatakan Panin Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang transaksi produk perbankan, tetapi juga menghadirkan konsep layanan terpadu atau one stop service. Masyarakat dapat memperoleh informasi dan konsultasi terkait kredit, keuangan, hingga berbagai layanan pemerintahan yang tersedia di lokasi kegiatan.
Untuk sektor pembiayaan, Panin Bank menawarkan suku bunga kompetitif untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan jangka waktu dan angsuran tetap hingga 12 tahun. Sementara untuk pembiayaan kendaraan bermotor, ditawarkan bunga khusus sebesar 1,58 persen.
“Di event ini selama empat hari kami menawarkan suku bunga yang cukup kompetitif untuk KPR dengan jangka waktu dan angsuran tetap sampai 12 tahun. Kemudian untuk mobil kami memberikan bunga khusus 1,58 persen,” jelasnya.
Ia menargetkan transaksi selama Panin Expo 2026 dapat menembus lebih dari Rp75 miliar. Target tersebut, kata dia, tidak hanya dihitung dari transaksi selama empat hari pelaksanaan, tetapi juga dampak lanjutan setelah kegiatan berakhir.
“Target saya tentunya transaksi di acara ini di atas Rp75 miliar. Karena ini bukan hanya empat hari, tetapi efek setelah itu juga yang kami harapkan,” katanya.
Panin Expo 2026 turut melibatkan sejumlah mitra, di antaranya pengembang properti, dealer kendaraan, perusahaan pembiayaan, asuransi, serta perusahaan dalam grup Panin. Kehadiran berbagai mitra tersebut diharapkan memberikan pilihan layanan yang lebih lengkap kepada masyarakat.
Selain layanan perbankan, Panin Bank menyiapkan 500 bibit pohon untuk dibagikan kepada masyarakat selama kegiatan. Bibit yang disiapkan antara lain ketapang kencana, trembesi, palem, dan tabebuya.
Hudli mengatakan pembagian bibit tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan ruang terbuka hijau di Kota Makassar.
“Kami menyiapkan 500 bibit pohon. Ini memang bukan sesuatu yang nilainya sangat tinggi, tetapi manfaatnya adalah bagaimana kita sama-sama mendukung pemerintah memenuhi ruang terbuka hijau di Kota Makassar,” tuturnya.
Berbagai kegiatan hiburan dan lomba juga digelar setiap hari dengan melibatkan anak-anak, orang tua, mitra usaha, hingga karyawan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menarik masyarakat untuk datang sekaligus memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia.
Sementara itu, sejumlah perangkat daerah Pemkot Makassar turut membuka layanan publik di lokasi Panin Expo 2026. Di antaranya layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, layanan perizinan melalui Online Single Submission (OSS) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sosialisasi pemilahan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup, serta layanan pembayaran pajak daerah dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
“Kami ingin ini menjadi one stop service. Semua bisa didapatkan di sini. Ada konsultasi mengenai kredit, keuangan, perizinan, hingga layanan pemerintah,” ujar Andi.
Ia berharap keterlibatan berbagai pihak dalam Panin Expo 2026 dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Makassar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman media. Kami berharap media bisa memberikan informasi positif kepada masyarakat sehingga kita sama-sama berkontribusi meningkatkan pertumbuhan perekonomian, khususnya di Kota Makassar,” tukasnya.
Hudli menambahkan, pada pelaksanaan tahun sebelumnya transaksi yang tercatat mencapai sekitar Rp60 miliar. Menurutnya, peningkatan jumlah tenant pada tahun ini menunjukkan optimisme terhadap perkembangan pasar dan aktivitas ekonomi di Kota Makassar.
“Kalau tidak ada pasar, tentu kami juga tidak akan membuat pameran. Tanggung jawab kita bersama adalah bagaimana menghadirkan masyarakat di sini untuk bertransaksi,” katanya. (***)





