SPEDISIA-MAKASSAR — Senja mulai turun di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kamis (27/8/2026). Namun, suasana di Honda Internusa Makassar justru semakin semarak.
Sejumlah karyawan, mitra, dan tamu undangan berkumpul. Ada pula anak-anak yatim yang hadir dalam perayaan ulang tahun ke-9 Honda Internusa Makassar.

Jarum jam menunjukkan pukul 17.00 Wita ketika acara dimulai. Pembawa acara membuka rangkaian perayaan yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan pimpinan.
Suasana sejenak berubah khidmat saat seluruh tamu diajak mengikuti doa bersama. Ceramah kemudian menjadi bagian berikutnya, membawa pesan tentang rasa syukur dan pentingnya menjaga kebersamaan dalam perjalanan sebuah perusahaan.

Setelah itu, tibalah pada acara inti. Sebuah tumpeng disiapkan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan Honda Internusa Makassar selama sembilan tahun.
Potong tumpeng menjadi penanda sederhana, tetapi sarat makna. Sembilan tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan yang diwarnai kerja keras, tantangan, dan upaya mempertahankan kepercayaan konsumen.
Momen tersebut kemudian diabadikan melalui foto bersama.
Namun, perayaan tidak berhenti pada seremoni. Perhatian kemudian diarahkan kepada anak-anak yatim yang hadir. Manajemen Honda Internusa Makassar membagikan amplop sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan di hari istimewa tersebut.
Rangkaian acara semakin meriah menjelang makan malam. Para peserta disuguhi penampilan kostum dengan beragam kreasi menarik. Gelak tawa dan suasana santai mewarnai sesi tersebut sebelum seluruh tamu menikmati makan malam bersama.
Bagi General Manager Honda Internusa Makassar, Marthen Borong, ulang tahun perusahaan menjadi momentum untuk menghadirkan kesan bagi seluruh pihak yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan perusahaan.
“Berbagai acara kita lakukan supaya ulang tahun ini memberikan kesan buat karyawan juga dan juga buat customer kami,” kata Marthen saat ditemui di Honda Internusa Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga.
Perayaan ulang tahun juga menjadi kesempatan bagi manajemen memberikan apresiasi kepada karyawan. Sejumlah hadiah disiapkan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.
Hadiah tersebut di antaranya sembilan unit kulkas, sembilan unit smart TV, serta sejumlah hadiah lainnya berupa e-money.
Tak hanya karyawan, konsumen juga mendapat perhatian melalui program promosi khusus dalam momentum hari jadi tersebut.
“Biasanya kami memberikan tambahan promosi atau program seperti diskon setiap pembelian unit,” ujar Marthen.
Promo yang diberikan cukup beragam. Selain potongan harga, konsumen juga berkesempatan memperoleh promo dalam bentuk barang maupun tunai.
Di balik perayaan yang berlangsung hangat itu, Honda Internusa Makassar tetap dihadapkan pada tantangan industri otomotif yang semakin kompetitif.
Marthen mengatakan target penjualan tahun ini mengalami penyesuaian seiring kondisi pasar yang sedang menurun. Bertambahnya jumlah kompetitor juga menjadi tantangan tersendiri.
“Market lagi turun, sehingga target pun turun. Kemudian kompetitor juga sudah mulai bertambah banyak,” jelasnya.
Meski kondisi pasar tidak mudah, Honda Internusa Makassar mengklaim tetap mampu memenuhi target yang diberikan Honda Prospect Motor (HPM). Bahkan, pencapaiannya disebut telah berada di atas target.
“Kalau target yang diberikan kepada kita, tetap pencapaian kita 100 persen lebih dari yang diberikan oleh Honda Prospect Motor,” katanya.
Untuk 2026, Honda Internusa Makassar menargetkan penjualan sekitar 550 hingga 600 unit. Rata-rata penjualan bulanan berada di kisaran 55 sampai 60 unit.
Di tengah persaingan tersebut, pelayanan menjadi salah satu kunci untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.
Bagi Marthen, penjualan bukan semata soal mengejar angka. Hubungan dengan konsumen harus terus dirawat melalui pelayanan yang baik, termasuk memberikan perhatian kepada pelanggan loyal.
“Yang sangat penting dalam penjualan itu adalah menjaga hubungan baik dengan customer melalui pelayanan kami,” tuturnya.
Pesan serupa disampaikan Director Honda Internusa Makassar, Jamal Utama. Ia mengajak seluruh karyawan mempertahankan semangat dan kekompakan menghadapi persaingan industri otomotif yang diprediksi semakin ketat.
“Ke depan mungkin sedikit akan kesulitan dengan banyaknya kompetitor, tapi dengan semangat yang tinggi tentunya kita akan bisa mengatasi,” kata Jamal.
Malam itu, perayaan sembilan tahun Honda Internusa Makassar akhirnya ditutup dengan makan malam bersama.
Dari potong tumpeng hingga berbagi dengan anak yatim, perayaan tersebut menjadi refleksi perjalanan sekaligus pengingat bahwa di balik target penjualan dan persaingan bisnis, ada kebersamaan dan kepercayaan yang terus harus dijaga.(***)





