SPEDISIA-MAKASSAR — Laju SMAN 2 Makassar (Smada) menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi musim ini diwarnai manuver ekstrem. Berstatus runner-up musim lalu tak lantas membuat jalan Smada mulus. Mereka justru harus merubuhkan fondasi lama dan membangun ulang kekuatan tim dari titik nol.
Sebab utama perombakan total ini dipicu pergantian nakhoda tim pada awal Juli 2026. Sejak pelatih anyar resmi memegang kendali pada 11 Juli lalu, seluruh jajaran pemain dipaksa mengulang kurikulum permainan dari tingkat paling dasar.
Situasi makin pelik lantaran sempitnya jeda waktu menuju kompetisi. Penggawa Smada, Fawwas Afzal Firjatullah, tak menampik bahwa perombakan ini menguras energi dan pikiran skuad.
“Persiapan DBL musim ini agak berbeda. Tim kami memulai dari nol lagi karena ada pergantian pelatih per 11 Juli lalu. Latihan diulang dari fundamental seperti dribble, lay-up, hingga form shoot, apalagi banyak pemain baru yang bergabung,” ungkap Fawwas.
Ujian Smada tak berhenti di situ. Di tengah proses adaptasi taktik baru, kesibukan sang pelatih membuat skuad kerap dituntut berlatih mandiri tanpa pendampingan langsung. Alih-alih melayangkan dalih, armada Smada justru membalas tantangan tersebut dengan menggenjot porsi latihan.
Frekuensi latihan tim melonjak drastis, dari empat kali menjadi enam kali dalam sepekan. Tak sedikit pemain yang menambah porsi penguatan fisik mandiri di luar sesi tim maupun di klub masing-masing.
“Kami tingkatkan intensitas latihan jadi enam kali seminggu. Fokus utamanya ke ketahanan fisik melalui gym, jogging, serta menjaga waktu istirahat yang cukup,” imbuh Fawwas.
Target melangkah ke partai puncak yang akan digelar di GOR UMI Makassar jelas menghadirkan beban psikologis tersendiri. Ditambah lagi, peta persaingan musim ini makin ketat dengan keberadaan sang juara bertahan, SMA Zion Makassar, yang dinilai memiliki kematangan chemistry dan konsistensi program latihan.
Meski demikian, Fawwas menegaskan Smada pantang mengibarkan bendera putih sebelum berlaga.
“Tekanan tentu ada dan cukup tinggi karena kami mulai dari nol serta masa persiapan kurang maksimal akibat sering latihan mandiri. Untuk mengulang pencapaian finalis memang berat, tapi kami tetap optimistis dan percaya diri mampu menembus final musim ini,” tegasnya mantap.
Gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 sendiri siap menggebrak 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Kompetisi ini kembali menjadi panggung perburuan student-athlete terbaik menuju DBL Indonesia All-Star melalui ajang DBL Camp. Selain ajang 5on5, panggung DBL juga dimeriahkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance Competition 2026-2027 bertema “100% Indonesia”.
Seluruh keseruan laga dapat diakses melalui siaran langsung di kanal YouTube DBL Play, sementara partai final dipastikan tayang di kanal YouTube Good Day ID.(***)





