Kuala Lumpur — CIMB Group Holdings Berhad menegaskan komitmen memperluas kehadiran pada segmen affluent dan wealth di kawasan ASEAN. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Forward30 untuk memperkuat basis dana simpanan, sekaligus membuka peluang peningkatan cross-sell.Segmen affluent di ASEAN diproyeksikan tumbuh 5%–6% per tahun hingga mencapai 65%–70% dari total populasi pada 2030. CIMB melihat potensi besar untuk menjangkau kelompok ini melalui solusi pengelolaan kekayaan, layanan konsultasi, serta perbankan terintegrasi guna memperdalam hubungan dengan nasabah.

Proposisi wealth CIMB mengedepankan pendekatan berbasis konsultasi dan insight, yang dirancang untuk melindungi serta mengembangkan aset nasabah melalui layanan komprehensif, digital, dan personal. Kebutuhan nasabah affluent kini mencakup pendampingan dalam menghadapi dinamika pasar, penyesuaian strategi investasi, serta penyelarasan portofolio dengan profil risiko dan tujuan jangka panjang.

Untuk mendukung hal tersebut, CIMB memperkuat kapabilitas melalui peninjauan portofolio berbasis data, penyelenggaraan kegiatan wealth eksklusif, serta analisis pasar dari Chief Investment Office (CIO). Layanan ini dilengkapi pendampingan Relationship Manager dan akses ke produk wealth management, baik konvensional maupun syariah.Di sisi digital, CIMB membekali frontliner dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan pemantauan portofolio secara real-time, akses riset CIO, serta rekomendasi alokasi aset yang relevan. Perseroan juga memperluas kemitraan strategis guna menghadirkan solusi investasi, proteksi, dan perencanaan warisan yang lebih komprehensif.

Keberadaan CIMB di Singapura berperan sebagai hub wealth regional yang mendukung kebutuhan investasi lintas negara, termasuk aspek kesehatan, pensiun, dan pendidikan. Selain itu, CIMB Singapura menyediakan layanan treasury bagi perusahaan multinasional dan regional, terutama untuk mendukung pembiayaan lintas batas, termasuk ekspansi di Kawasan Ekonomi Khusus Johor–Singapura.Chief Executive Officer Group Consumer Banking CIMB, Haniz Nazlan, menyatakan pertumbuhan segmen affluent di ASEAN didorong peningkatan pendapatan, kewirausahaan, serta transfer kekayaan lintas generasi. Kondisi ini turut meningkatkan kompleksitas kebutuhan finansial nasabah.

CIMB menargetkan penguatan relasi dengan nasabah bernilai tinggi melalui layanan terintegrasi yang mencakup pengelolaan kekayaan, simpanan, pembiayaan, dan konsultasi investasi. Dengan jaringan ritel yang luas di pasar utama ASEAN, perseroan optimistis dapat menangkap peluang tersebut. Hingga 2030, CIMB menargetkan peningkatan Asset Under Management (AUM) serta kontribusi Non-Interest Income (NOII) di kisaran 33%–34%.

Keterkaitan dengan Strategi Forward30

Ekspansi ke segmen affluent menjadi pilar utama strategi Forward30 dalam memperkuat dana simpanan sebagai sumber pendanaan stabil. Hingga Desember 2025, total dana pihak ketiga CIMB menunjukkan pertumbuhan positif, dengan total deposit naik 5,4% secara tahunan menjadi RM524,4 miliar dan CASA meningkat 1,6% menjadi RM224,1 miliar. Rasio CASA tercatat 42,7%.

Penguatan Platform Wealth Regional

Pada Januari 2026, CIMB meluncurkan layanan Private Wealth di Indonesia, disusul Malaysia pada pertengahan tahun dan negara lain secara bertahap. Inisiatif ini mempertegas fokus pengembangan wealth management regional.Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk, Lani Darmawan, menilai Indonesia tetap menjadi pasar potensial dalam jangka menengah dan panjang, khususnya pada segmen affluent yang tumbuh melampaui rata-rata kawasan. CIMB Niaga menerapkan strategi selektif dengan menekankan profitabilitas dan kualitas nasabah.

Layanan CIMB Private Wealth menyasar nasabah high net-worth dengan total dana kelolaan mulai Rp5 miliar. Program ini dirancang untuk membantu nasabah mengelola dan mengembangkan kekayaan secara optimal, sekaligus menciptakan nilai warisan berkelanjutan bagi generasi berikutnya.

Memperkuat Basis Dana dan Pendapatan

CIMB meyakini penguatan proposisi wealth akan mendorong pertumbuhan dana simpanan, meningkatkan pendapatan berbasis biaya, serta memperluas penjualan produk pembiayaan, investasi, dan proteksi. Dengan jaringan yang kuat di ASEAN dan kapabilitas konsultasi yang terus dikembangkan, CIMB berada pada posisi strategis untuk menangkap peluang pertumbuhan dan menciptakan nilai jangka panjang.

Tentang CIMB

CIMB merupakan salah satu grup perbankan terbesar di ASEAN dan penyedia jasa keuangan terbesar kedua di Malaysia berdasarkan aset. Per 31 Desember 2025, kapitalisasi pasar CIMB Group Holdings Berhad mencapai sekitar RM89,0 miliar. Perseroan menyediakan layanan perbankan konsumer, komersial, wholesale, transaksi, syariah, serta manajemen aset.

Berkantor pusat di Kuala Lumpur, CIMB beroperasi di Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Filipina, serta memiliki kehadiran di Tiongkok, Hong Kong, dan Inggris. Hingga akhir 2025, CIMB memiliki 576 cabang dan lebih dari 33.000 karyawan.(***)