SPEDISIA-MAKASSAR — Pengembang kawasan hunian Desa Hijau 2 memperkenalkan show unit Tipe 86 sebagai bagian dari upaya memberikan gambaran langsung kepada calon konsumen mengenai desain, tata ruang, dan kenyamanan hunian yang ditawarkan.

Komisaris PT Anugrah Agung Pratama, Sri Muliati Thahir, mengatakan kehadiran show unit tersebut menjadi bentuk transparansi sekaligus komitmen pengembang dalam menghadirkan produk hunian sesuai kebutuhan konsumen.

“Show unit Tipe 86 ini kami hadirkan agar masyarakat, khususnya calon konsumen, dapat melihat secara langsung konsep, desain, tata ruang, serta kenyamanan hunian yang kami tawarkan,” ujar Sri Muliati Thahir di Makassar.
Menurut Sri, salah satu keunggulan Desa Hijau 2 adalah lingkungan yang telah berkembang dan dihuni masyarakat. Saat ini, kawasan tersebut telah dihuni sekitar 200 kepala keluarga (KK).
Kondisi itu, lanjut dia, menjadi nilai tambah bagi konsumen karena pembelian rumah tidak hanya memberikan bangunan, tetapi juga akses langsung ke lingkungan dan komunitas yang telah terbentuk.
Respons pasar terhadap kawasan tersebut juga dinilai positif. Bahkan, sejumlah konsumen Tipe 86 telah melakukan transaksi sebelum pembangunan show unit rampung.
Sri menilai keputusan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan konsumen terhadap rekam jejak pengembang Desa Hijau.
Siapkan Ekspansi Kawasan
Seiring permintaan yang dinilai tetap konsisten, pengembang berencana melakukan ekspansi kawasan secara bertahap. Dari proyeksi pengembangan yang dapat menampung hingga 350 KK tambahan, sebanyak 60 unit saat ini dalam tahap pembangunan. Sementara sekitar 100 unit lainnya siap dibangun.
Untuk menjangkau berbagai segmen pasar, Desa Hijau juga menawarkan pilihan tipe rumah yang beragam. Konsep tersebut dianalogikan sebagai “supermarket hunian”, dengan pilihan mulai tipe 33, 39, 48, 54, 60, 86 hingga 112.
“Setiap tipe memiliki pasarnya masing-masing. Kami berusaha memberikan pilihan sesuai kebutuhan dan kemampuan konsumen,” kata Sri.
Konsep Desa Hijau sejak awal mengedepankan lingkungan yang asri. Karakter tersebut kemudian dipadukan dengan infrastruktur dan fasilitas penunjang aktivitas penghuni.
Sejumlah fasilitas yang tersedia antara lain mushala, lapangan basket, badminton, futsal, kolam renang, serta sistem keamanan yang dilengkapi access card dan CCTV.
Legalitas dan Pembiayaan
Dari sisi legalitas, Sri Muliati Thahir menyebut Desa Hijau 2 memiliki kepastian administrasi karena sertifikat tanah dan wilayah kawasan berada dalam lingkup administratif Kota Makassar.
Sementara untuk Tipe 86, harga yang ditawarkan mulai Rp700 jutaan. Estimasi angsuran kredit pemilikan rumah (KPR) mulai Rp4 jutaan per bulan.
Untuk memudahkan konsumen memperoleh pembiayaan, pengembang menggandeng sejumlah perbankan, di antaranya BCA, Bank Mandiri, BRI, BTN, Panin, Permata, BSI, dan Bank Muamalat.
Pengembang juga menawarkan promo uang muka (DP) Rp5 juta all-in hingga September. Program tersebut mencakup sejumlah fasilitas tambahan, seperti kanopi, pompa air, tandon, dan CCTV.
“Dengan harga dan fasilitas yang ditawarkan, kami berharap Tipe 86 dapat menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan rumah tinggal yang bagus, nyaman, berada di lingkungan yang sudah berkembang, namun tetap terjangkau,” pungkas Sri.(***)





