SPEDISIA–MAKASSAR,- Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) akan menggelar Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakernas dan Konas) XXXV di Hotel Claro Makassar pada 3–5 Agustus 2026. Mengusung tema “Ketahanan Ekonomi Nasional” dengan subtema “Peran Pengusaha Indonesia di Tengah Fragmentasi Global”, kegiatan ini diperkirakan diikuti sekitar 700 hingga 800 peserta dari seluruh Indonesia.
Ketua DPD APINDO Sulawesi Selatan, Suhardi, mengatakan Rakernas dan Konas XXXV tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga dirancang sebagai rangkaian kegiatan yang melibatkan dunia usaha, pemerintah, akademisi, hingga mitra internasional.
“Raker Konas sebenarnya puncaknya pada tanggal 4 Agustus di Hotel Claro. Namun rangkaian kegiatannya sudah dimulai sejak 26 Juli melalui kegiatan fun run di kawasan CPI,” kata Suhardi saat jumpa pers di Makassar.
Menurutnya, rangkaian kegiatan akan berlanjut pada 2 Agustus dengan turnamen golf memperebutkan Piala Aksa Mahmud yang dilanjutkan dengan award dinner dan silaturahmi bersama jajaran APINDO. Ketua Umum APINDO dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.
Pada 3 Agustus, agenda diawali dengan kuliah umum bertajuk Pengusaha Mengajar yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Makassar. Selanjutnya digelar pembukaan pameran (expo) dan Business Investment Forum yang mempertemukan pengusaha dengan pemerintah daerah serta calon investor.
Suhardi mengungkapkan sejumlah kepala daerah telah menyatakan kesediaan hadir untuk mempromosikan potensi investasi di wilayah masing-masing. Selain itu, sejumlah perwakilan negara sahabat juga dijadwalkan mengikuti forum tersebut.
“Puncak Rakernas pada 4 Agustus rencananya dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Selain itu, sejumlah menteri dan wakil menteri juga telah dikonfirmasi hadir, di antaranya Menteri UMKM, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Lingkungan Hidup, serta Wakil Menteri Pertanian. Untuk perwakilan diplomatik, Duta Besar Belanda dan Singapura sudah memastikan kehadiran, sementara beberapa negara lain masih dalam tahap konfirmasi,” ujarnya.
Ketua Panitia Rakernas dan Konas APINDO XXXV, Achmadi, menjelaskan pelaksanaan Rakernas di Makassar mengusung konsep berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Jika daerah lain lebih menitikberatkan pada pameran produk UMKM, APINDO Sulawesi Selatan menggabungkan expo dengan Business Investment Forum untuk mendorong masuknya investasi ke daerah.
“Kami ingin momentum Rakernas ini tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi wadah mempertemukan pengusaha dari seluruh Indonesia dengan pemerintah daerah agar potensi investasi bisa dipromosikan secara langsung,” katanya.
Menurut Achmadi, pemerintah kabupaten dan kota diberi ruang mempresentasikan peluang investasi di daerah masing-masing kepada para pelaku usaha yang hadir. Langkah tersebut diharapkan dapat menghasilkan kerja sama bisnis dan realisasi investasi baru.
Ia menambahkan, APINDO memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi karena anggotanya berasal dari berbagai sektor industri dan perdagangan yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja.
“APINDO bukan hanya organisasi pengusaha, tetapi juga mitra pemerintah dalam berbagai kebijakan ketenagakerjaan, termasuk keanggotaan dalam Dewan Pengupahan serta penyelesaian hubungan industrial. Karena itu, kami ingin Rakernas ini juga memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Selain menghadirkan ratusan pengusaha nasional, Rakernas dan Konas APINDO XXXV juga akan diikuti delegasi diplomatik dari sekitar belasan negara sahabat. Kehadiran para duta besar dan perwakilan negara tersebut diharapkan membuka peluang kerja sama perdagangan dan investasi internasional bagi Sulawesi Selatan maupun daerah lain di Indonesia.
Melalui tema “Ketahanan Ekonomi Nasional” dengan subtema “Peran Pengusaha Indonesia di Tengah Fragmentasi Global”, APINDO berharap forum nasional ini dapat menghasilkan rekomendasi strategis bagi dunia usaha sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan mitra internasional dalam menghadapi dinamika ekonomi global.(***)





