SPEDISIA.com | MAKASSAR — Yasir Machmud resmi meraih gelar Doktor Ilmu Politik dengan predikat cumlaude setelah menjalani Ujian Promosi Doktor pada Kamis, 2 April 2026, di Makassar. Capaian ini semakin istimewa karena ia berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu relatif singkat, yakni 2 tahun 3 bulan, sebuah prestasi akademik yang menunjukkan konsistensi, disiplin, dan kapasitas intelektual yang kuat.

Dalam ujian tersebut, Yasir mengangkat disertasi berjudul “Model Dukungan Politik terhadap Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sulawesi Selatan.” Penelitian ini menghadirkan kerangka konseptual yang menempatkan dukungan politik sebagai faktor strategis dalam meningkatkan kinerja BUMD, khususnya di Sulawesi Selatan.

Disertasi tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan tata kelola pemerintahan daerah yang semakin kompleks, di mana BUMD tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah. Dalam konteks ini, dukungan politik yang konstruktif menjadi elemen penting dalam memastikan efektivitas, akuntabilitas, dan daya saing BUMD.

Ujian promosi berlangsung dalam forum akademik yang dipimpin oleh promotor Gustiana, dengan didampingi ko-promotor A. Lukman Irwan. Adapun tim penguji internal terdiri dari Armin Arsyad, Muhammad, dan A.M. Rusli, serta penguji eksternal Andi Tenri Sompa. Kehadiran para akademisi senior tersebut menegaskan kualitas dan bobot ilmiah disertasi yang diujikan.

Secara akademik, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu politik terapan, khususnya dalam memahami relasi antara kekuatan politik dan kinerja institusi ekonomi daerah. Model yang ditawarkan diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang mendorong pengelolaan BUMD yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Keberhasilan meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude dalam waktu singkat menjadi bukti bahwa Yasir Machmud tidak hanya menunjukkan kiprah yang kuat di ruang politik, tetapi juga memiliki kapasitas akademik yang mumpuni. Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa pengabdian di ranah publik dapat berjalan seiring dengan penguatan intelektual di dunia akademik.

Dalam kesempatan tersebut, Yasir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung perjalanan akademiknya.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua saya atas doa dan dukungan yang tidak pernah putus. Kepada istri dan anak-anak saya, terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan kekuatan yang diberikan selama proses studi ini. Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor Universitas Hasanuddin atas dukungan dan lingkungan akademik yang kondusif,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para promotor dan penguji yang telah memberikan bimbingan, arahan, serta masukan konstruktif dalam penyempurnaan disertasinya.

Dengan capaian ini, Yasir Machmud diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan kebijakan publik yang berbasis riset serta memperkuat peran akademisi dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.

Ujian promosi doktor ini menjadi penanda penting lahirnya kontribusi intelektual baru, sekaligus mempertegas posisi Yasir Machmud sebagai figur yang mampu menjembatani dunia politik dan akademik secara simultan dan produktif.

Hadir dalam promosi yang dipimpin langsung Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa itu dihadiri banyak tokoh politik dan pemerintahan antara lain wakil gubernur Fatmawati Rusdi, ketua DPRD Sulsel Andi Rahmatika Dewi, Sekretaris Provinsi Jufri Rahman, Kasdam XIV Hasanuddin, wakil ketua DPRD Sulsel Rahman Pina, Supriadi dan Andi Fauzi Wawo, walikota Parepare Tasming Hamid, wakil walikota Makassar Aliyah Ilham(, wakil bupati Bulukumba Andi Edi Manaf, wakil bupati Barru Agustan, Ilham Arif Sirajuddin (walikota makassar 2004-2014), Andi Fashar Padjalangi, bupati Bone 2014 – 2024, kaporestabes Makassar Komber Arya Perdana dan sejumlah anggota DPRD Sulsel.(*)