SPEDISIA-MAKASSAR — Menikmati makanan enak tak harus di tempat mewah. Di Makassar, tempat makan dengan konsep santai, menu beragam, dan harga terjangkau terus bermunculan. Salah satunya Bosmie Coffee & Eatery di Jalan Daeng Tata 1 Nomor 30, Makassar.
Mengusung konsep coffee and eatery, Bosmie menawarkan tempat yang nyaman untuk bersantai, berkumpul bersama keluarga maupun teman. Pengunjung juga bisa menikmati kopi sembari menghabiskan waktu atau mengerjakan aktivitas lainnya.
Bosmie buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 Wita.
Salah satu yang menjadi daya tarik adalah pilihan menu yang cukup beragam. Tak hanya menyajikan kopi dan makanan kekinian, Bosmie juga menghadirkan sejumlah menu tradisional dengan cita rasa yang dekat dengan lidah masyarakat.
Salah satunya Nasi Goreng Marasa. Menu yang dibanderol sekitar Rp30 ribu itu memiliki cita rasa pedas dan gurih. Nasi goreng disajikan bersama telur dan lauk pendamping.
Sensasi pedas dan gurih yang cukup kuat membuat menu tersebut bisa menjadi pilihan bagi pencinta makanan bercita rasa tajam.
Ada pula Bakso Marasa dengan harga sekitar Rp27 ribu. Menu ini menjadi salah satu bagian dari perjalanan usaha Bosmie. Sebelum membuka coffee and eatery, pemilik lebih dulu mengembangkan usaha bakso Marasa dalam bentuk frozen food.
Dalam semangkuk Bakso Marasa terdapat bakso, mi, dan kuah gurih. Menu tersebut cocok disantap sebagai makanan ringan maupun hidangan yang mengenyangkan.
Pemilik Bosmie Coffee & Eatery, Nusalam S.Sos., M.Pd., atau yang akrab disapa Chef Achiel, mengatakan usaha tersebut berawal dari kecintaannya terhadap makanan. Dari usaha frozen food, konsep bisnis kemudian dikembangkan menjadi coffee and eatery.
“Awalnya kami mengembangkan usaha frozen food, salah satunya bakso Marasa frozen. Dari sana kemudian kami mencoba mengembangkan konsep usaha menjadi coffee and eatery, dengan pilihan makanan yang lebih beragam,” ujar Chef Achiel.
Dia mengatakan, Bosmie tidak ingin hanya dikenal sebagai tempat untuk menikmati kopi. Karena itu, pilihan menu dibuat lebih beragam, mulai makanan tradisional hingga menu modern.
“Kami ingin orang datang ke Bosmie bukan hanya untuk minum kopi. Ada banyak pilihan makanan, mulai dari menu tradisional sampai menu modern, sehingga bisa disesuaikan dengan selera pengunjung,” katanya.
Pilihan menu tersebut cukup beragam. Selain Nasi Goreng Marasa dan Bakso Marasa, tersedia aneka nasi goreng, mi, rice bowl, makanan ringan, olahan bakso, hingga menu seperti dimsum, tahu walik, sopo tahu, mi kering, dan batagor.
Bagi pencinta mi, tersedia Mi Ayam, Mi Singapore, Mi Ayam Baso, Kwiteau Thailand, Mi Tom Yam hingga Lomie Marasa.
Sementara pilihan rice bowl di antaranya Cumi Hitam, Ayam Karaage, Ikan Sambal Matah, dan Bandeng Tanpa Tulang.
Pilihan camilan juga tak kalah beragam. Ada pisang goreng, ubi goreng, roti bakar, samosa, kentang hingga kerupuk baso.
Untuk minuman, Bosmie menyediakan sejumlah varian kopi. Di antaranya Americano, Cappuccino, Kopi Gula Aren, Caramel Latte, Pandan Latte, Hazelnut Latte, Butterscotch Latte, dan Bosmie Latte.
Dari sisi tempat, Bosmie mengusung suasana nyaman yang mendukung aktivitas nongkrong. Pengunjung bisa datang untuk berbincang bersama teman, berkumpul dengan keluarga, maupun bekerja sambil menikmati makanan dan kopi.
“Yang kami harapkan, Bosmie bisa menjadi tempat yang nyaman. Jadi bukan hanya soal makanan, tetapi juga bagaimana pengunjung merasa betah ketika berada di sini,” tutur Chef Achiel.(***)







