Spedisia-Makassar,- Tazkiyah Tour mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ratusan calon jemaah haji dikumpulkan dalam satu tempat untuk mengikuti manasik haji.
Tahun ini, Tazkiyah Tour akan memberangkatkan 217 jemaah haji. Jumlah tersebut terdiri atas 205 jemaah dan 12 petugas, termasuk empat dokter. Jemaah akan diberangkatkan melalui tiga embarkasi, yakni Makassar, Surabaya, dan Jakarta.
Manasik haji kali ini terbilang istimewa. Sebanyak 150 calon jemaah diinapkan selama dua malam di Hotel Myko, Makassar, pada 6-8 Februari. Kegiatan manasik berlangsung selama tiga hari.
Selama manasik, para calon tamu Allah dibekali berbagai persiapan, mulai dari pemeriksaan dan pembinaan kesehatan hingga pendalaman teknis ibadah haji.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan, Prof KH Hamzah Harun Al Rasyid, menjadi pemateri pertama. Ia mengulas sejarah ibadah haji yang bermula dari perintah Allah kepada Nabi Ibrahim AS usai membangun Ka’bah bersama Nabi Ismail AS.
“Hikmah besar dari ibadah haji adalah ketika kita masuk dalam suasana seolah tidak ada lagi jarak antara hamba dan Allah,” kata Hamzah.
CEO Tazkiyah Group, Ahmad Yani Fachruddin, mengatakan ada hal baru dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Salah satunya, urusan haji kini berada di bawah kementerian khusus, yakni Kementerian Haji dan Umrah.
“Mudah-mudahan seluruh tantangan dalam pelaksanaan ibadah haji bisa dihadapi dengan semakin baik,” ujarnya.
Ahmad Yani menambahkan, Tazkiyah Tour telah siap memberangkatkan jemaah haji. Karena itu, manasik diperdalam dengan durasi tiga hari dan fasilitas menginap dua malam agar jemaah lebih fokus.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Ikbal Ismail, yang membuka kegiatan manasik, menyebut calon jemaah tidak salah memilih travel.
“Sejak didirikan 25 tahun lalu, Tazkiyah Tour belum pernah menerima keluhan dari jemaah,” ucap Ikbal.
Ikbal juga mengapresiasi Tazkiyah Tour sebagai travel pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO.
Pada musim haji tahun ini, Tazkiyah Tour mengusung tema Haji Sehat dan Mabrur. Tema tersebut merespons kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menekankan kondisi kesehatan jemaah.
Sebagai bentuk kesiapan, Tazkiyah Tour juga menggelar pembinaan rutin melalui program daring bertajuk Sekolah Haji Tazkiyah setiap pekan. Program ini berisi kurikulum lengkap untuk menambah pemahaman calon jemaah sekaligus mengisi masa tunggu.
Tazkiyah Tour telah berpengalaman selama 25 tahun memberangkatkan jemaah haji khusus. Program tersebut merupakan kuota resmi pemerintah dengan masa tunggu sekitar enam hingga tujuh tahun. (***)







