SPEDISIA-SURABAYA – Persebaya Surabaya merayakan hari jadinya yang ke-99 pada Kamis (18/6) dengan rangkaian kegiatan sederhana namun penuh makna. Menjelang satu abad usia klub, Green Force mengusung kampanye “Persebaya untuk Semua” sebagai semangat kebersamaan bagi seluruh elemen yang menjadi bagian dari perjalanan tim.
Perayaan diawali dengan ziarah ke TPU Karang Tembok untuk mengenang sekaligus mendoakan pendiri Persebaya, M. Pamoedji. Sejumlah perwakilan tim hadir dalam kegiatan tersebut sebelum melanjutkan agenda di Stadion Gelora 10 November Surabaya.
Di stadion bersejarah itu, Persebaya menggelar ramah tamah bersama Bonek dan Bonita, penyerahan penghargaan kepada pengguna aktif aplikasi Persebaya Selamanya, doa lintas agama, pemotongan tumpeng, hingga Difabel Football Clinic yang melibatkan Persebaya Academy.
Direktur Persebaya Candra Wahyudi mengatakan, semangat “Persebaya untuk Semua” bukan hal baru bagi klub. Menurut dia, nilai tersebut selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan Persebaya.
“Persebaya harus menjadi rumah bagi semua kalangan yang mencintai klub ini,” ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Dalam beberapa musim terakhir, Persebaya secara konsisten menyediakan ruang bagi suporter difabel agar dapat menikmati pertandingan kandang dengan nyaman.
Semangat kebersamaan juga diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan komunitas suporter. Persebaya mendorong terjalinnya persaudaraan antarsesama Bonek dan Bonita sekaligus membangun hubungan positif dengan kelompok suporter klub lain.
Menurut Candra, rivalitas sepak bola semestinya hanya berlangsung selama pertandingan. Di luar lapangan, yang harus dijaga adalah persaudaraan dan saling menghormati.
Salah satu program yang mengusung pesan tersebut adalah Green Force Run. Ajang lari yang akan digelar pada 28 Juni itu menjadi wadah olahraga sekaligus sarana mempererat hubungan antarkomunitas suporter dari berbagai daerah.
Dalam momentum ulang tahun ke-99, Candra juga menyampaikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang terus memberikan dukungan kepada Persebaya.
“Dukungan mereka adalah kekuatan utama yang membuat Persebaya terus berkembang dan berjuang menjadi lebih baik,” katanya.
Apresiasi serupa diberikan kepada para sponsor dan mitra yang selama ini mendukung perjalanan klub. Menurut Candra, sejumlah partner bahkan telah bersama Persebaya sejak kembali ke Liga 1.
Persebaya juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Surabaya. Sehari sebelum perayaan, Rabu (17/6), manajemen Persebaya diterima Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya.
Dalam pertemuan tersebut, Eri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Persebaya dan memperkuat kolaborasi antara klub dengan Pemkot Surabaya.
“Saya ingin meninggalkan legacy bahwa siapa pun yang menjadi Wali Kota Surabaya harus dekat dengan Persebaya. Sebab Persebaya adalah bagian dari Surabaya dan kebanggaan warga kota ini,” ujar Eri.
Pada perayaan HUT ke-99 ini, Pemkot Surabaya juga memberikan sejumlah kado istimewa. Di antaranya pembangunan tiga mural perjalanan 99 tahun Persebaya di kawasan Jalan Yono Suwoyo, depan Lenmarc Mall.
Selain itu, revitalisasi kompleks bersejarah Lapangan Karanggayam dan Mes Persebaya di belakang Stadion Gelora 10 November juga telah rampung. Eri menyebut kompleks tersebut dibangun dengan semangat kolaborasi bersama Persebaya dan insan sepak bola Surabaya.
“Pemanfaatannya juga untuk Persebaya dan pembinaan anak-anak muda Surabaya,” katanya.
Menatap musim baru, Candra menegaskan manajemen terus berupaya meningkatkan prestasi tim, termasuk mewujudkan target juara yang menjadi harapan Bonek dan Bonita.
“Kami memahami ekspektasi besar suporter. Karena itu kami terus bekerja keras mempersiapkan tim sebaik mungkin,” ujarnya.
Keseriusan itu ditunjukkan melalui penyusunan skuad sesuai kebutuhan tim dan rekomendasi jajaran pelatih yang dipimpin Bernardo Tavares.
Dalam perayaan HUT ke-99, Persebaya juga memberikan penghargaan kepada pengguna aplikasi Persebaya Selamanya yang aktif mengikuti berbagai aktivasi digital sepanjang musim 2025/2026.
Kategori Tebak Skor:Fa’at Misuto,Emmanuel Dede,Muh. Rizal Alfaruq
Kategori Tebak Line Up:
Edy Purwantoko,Bagus Susilo,Wahyu Aji Pamungkas.(***)





