SPEDISIA-JAKARTA – PT BYD Motor Indonesia memperluas program bantuan pendidikan “Small Steps for Tomorrow” dengan menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai daerah. Program yang dijalankan bersama Benih Baik itu akan diperluas ke 45 kota seiring pertumbuhan penjualan kendaraan BYD di Indonesia.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan, setiap kendaraan BYD yang terjual akan dikonversi menjadi kontribusi untuk mendukung kebutuhan sekolah dan siswa yang membutuhkan.

“Melalui program ini, setiap kendaraan yang terjual menjadi bagian dari kontribusi kami untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia. Bersama jaringan dealer, program ini akan diperluas hingga 45 kota agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya dalam acara yang digelar di Plataran Hutan Kota GBK, Jakarta, Minggu (14/6).

Program tersebut merupakan kelanjutan dari inisiatif yang telah dimulai beberapa pekan sebelumnya. Dalam tahap awal, BYD menyalurkan 1.200 pasang sepatu dan tas sekolah kepada siswa di 12 sekolah yang tersebar di sejumlah daerah, antara lain Bekasi, Bogor, Depok, Serang, Semarang, Kediri, Bali, dan Lampung.

Kegiatan perdana program itu dilaksanakan di SDN 03 Pondok Petir, Depok. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Wahid Suryono, perwakilan Benih Baik, jaringan dealer BYD, serta manajemen perusahaan.

Menurut Eagle, dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga penguatan kualitas sumber daya manusia.

“Keberlanjutan bukan hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga bagaimana manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, termasuk generasi muda,” katanya.

Selain menjalankan program pendidikan, BYD juga mengembangkan sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan di Indonesia. Perusahaan itu sebelumnya terlibat dalam bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Padang, dan Aceh, serta menggelar kegiatan penanaman mangrove bersama pengguna kendaraan BYD.

BYD juga menjalankan program edukasi teknologi melalui kegiatan “BYD Goes to Campus” di sejumlah perguruan tinggi. Program tersebut bertujuan memperkenalkan perkembangan teknologi kendaraan energi baru kepada mahasiswa.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan, berbagai program sosial yang dijalankan perusahaan merupakan upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan kehadiran BYD tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui kontribusi nyata di bidang pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Secara global, BYD mencatat penjualan lebih dari 16,5 juta kendaraan energi baru hingga Mei 2026 di lebih dari 120 negara dan wilayah. Sementara di Indonesia, perusahaan mengklaim telah mendistribusikan lebih dari 91 ribu kendaraan kepada konsumen hingga Mei 2026.

Perusahaan menilai pertumbuhan kendaraan energi baru di Indonesia menjadi momentum untuk memperluas kontribusi sosial yang sejalan dengan pengembangan industri transportasi berkelanjutan. (***)