SPEDISIA-JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk memimpin pembiayaan sindikasi berbasis Sustainability-Linked Loan (SLL) senilai Rp 4,7 triliun untuk PT Plaza Indonesia Investama (PII) dan PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN). Pembiayaan tersebut dilakukan bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Dalam transaksi tersebut, ketiga bank bertindak sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner (MLAB). Sementara CIMB Niaga juga dipercaya sebagai Sole Sustainability Coordinator, Agen Fasilitas, dan Agen Jaminan.

Dana sindikasi akan digunakan untuk kebutuhan pembiayaan korporasi, termasuk refinancing atau pembiayaan ulang fasilitas utang sebelumnya. Skema SLL ini sekaligus mendukung komitmen keberlanjutan Plaza Indonesia dalam menjalankan strategi bisnis yang sejalan dengan agenda transisi menuju ekonomi rendah karbon dan target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060.

Sebagai bagian dari skema pembiayaan, Plaza Indonesia berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dari kegiatan operasional. Selain itu, perusahaan juga akan mempertahankan sertifikasi bangunan hijau Greenship tingkat lanjut pada aset utama, yakni Plaza Indonesia Shopping Center dan The Plaza Office Tower.

Direktur Plaza Indonesia Evy Tirtasudira menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan perbankan sindikasi. Menurut dia, aspek keberlanjutan telah menjadi bagian penting dalam strategi bisnis perusahaan.

“Kami berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan perbankan sindikasi kepada Plaza Indonesia. Sebagai perusahaan yang memiliki visi menjadi leading mixed-use luxury property di Indonesia, sustainability merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis perseroan,” ujar Evy dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6).

Dia menambahkan, pengembangan properti premium ke depan harus mampu menghadirkan keseimbangan antara kualitas aset, pengalaman pelanggan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Karena itu, Plaza Indonesia akan terus memperkuat praktik keberlanjutan melalui efisiensi energi, pengelolaan lingkungan operasional yang lebih baik, serta peningkatan standar green building pada aset-aset utama.

Sementara itu, Head of Corporate Banking, Investment Banking Coverage & Loan Syndication CIMB Niaga Miranty Supardi mengatakan sektor real estat merupakan salah satu sektor prioritas dalam roadmap NZE CIMB Group yang menargetkan pencapaian net zero emission pada 2050.

“Peran CIMB Niaga sebagai MLAB, Sustainability Coordinator, serta Agen Fasilitas dalam sindikasi ini menunjukkan penerapan solusi pembiayaan yang menyeluruh. Kami terus mendukung transformasi berbagai sektor, termasuk real estat, menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan,” kata Miranty.

Menurut dia, Plaza Indonesia telah menunjukkan konsistensi dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam operasional dan pengelolaan aset. Hal itu diwujudkan melalui penerapan sertifikasi green building, peningkatan efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta berbagai inisiatif dekarbonisasi lainnya.

Kerja sama jangka panjang tersebut menjadi bukti bahwa pembiayaan berkelanjutan kini menjadi bagian integral dari strategi korporasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang tangguh sekaligus bertanggung jawab. Ke depan, CIMB Niaga akan terus memperkuat perannya dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan nasabah serta mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Indonesia.(***)