SPEDISIA-BRATISLAVA, – Film Indonesia SOLATA: Teman Adalah Keluarga yang Kita Pilih diputar di Bratislava, Slovakia, sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya sekaligus membuka peluang kerja sama perfilman antara Indonesia dan Slovakia.
Pemutaran yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bratislava bekerja sama dengan Fakultas Film dan Televisi VŠMU itu dihadiri sineas, mahasiswa, sinematografer, perwakilan festival film, komunitas perfilman Slovakia, serta masyarakat Indonesia.
Film karya sutradara Ichwan Persada tersebut menampilkan keindahan Lembah Ollon dan Tana Toraja, Sulawesi Selatan, sekaligus mengangkat isu akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia. Selain itu, film tersebut mengusung tema kesempatan kedua, persahabatan, kebersamaan, dan keluarga yang terbentuk melalui ikatan sosial.
Kegiatan ini berlangsung tidak lama setelah SOLATA meraih penghargaan Special Award for Cinema from the Emerald of the Equator: Cultural Contribution and Humanism pada Golden FEMI Film Festival di Sofia, Bulgaria.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Slovakia, Heru Singgih, mengatakan film dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya sekaligus membangun kedekatan antarbangsa.
“Seperti Slovakia, Toraja merupakan wilayah pegunungan dengan identitas budaya yang kuat serta masyarakat yang tetap menjaga tradisi mereka. Melalui film, kita dapat mengenali perbedaan sekaligus menemukan nilai-nilai yang kita miliki bersama,” ujarnya.
Sejumlah penonton Slovakia memberikan apresiasi terhadap kekuatan cerita dan kualitas sinematografi film tersebut, terutama dalam menampilkan panorama alam Tana Toraja.
Usai pemutaran, peserta mengikuti diskusi bersama Ichwan Persada mengenai proses kreatif, pesan sosial, dan tantangan produksi film. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi jejaring yang mempertemukan mahasiswa, sineas, penyelenggara festival, dan pelaku industri kreatif Slovakia.
Sebagai tindak lanjut, pada 11 Juni 2026 Ichwan Persada bertemu dengan Slovak Film Commission untuk membahas peluang kerja sama di bidang produksi film, pemilihan lokasi syuting, festival, serta pengembangan jaringan profesional antara pelaku perfilman kedua negara.
KBRI Bratislava menilai perfilman dapat menjadi salah satu instrumen diplomasi budaya yang efektif sekaligus membuka ruang kolaborasi konkret di sektor industri kreatif. Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk menjalin kerja sama internasional melalui produksi bersama, pertukaran mahasiswa, pengembangan kapasitas, hingga kemitraan kreatif.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai media promosi budaya, tetapi juga sebagai sarana dialog dan penguatan hubungan antarmasyarakat. Melalui SOLATA, Tana Toraja diperkenalkan kepada publik Eropa Tengah sekaligus menjadi pintu masuk bagi pembahasan peluang kerja sama perfilman Indonesia dan Slovakia di masa mendatang.(***)







